Posted in Young Marketers

Mari Mengenal Marketing!

Marketing susah gak kak? Marketing itu ngapain aja sih kak?

Sebagai anak management yang ngambil konsentrasi marketing, Anak dari Bali merasa terpanggil untuk sharing tentang aktivitas anak marketing itu ngapain aja? Berikut step-step untuk kenal sama  dia. Tanpa basa basi lagi, check this out!

  • Kenali dulu “What is Marketing?”
    Waktu kalian mendengar kata-kata “Marketing” pasti yang terbayang dibenak kalian nanti kerjaan kalian bakalan jadi sales atau seperti sales promotion yang biasa kalian temukan di tempat-tempat umum. Tanpa kalian sadari mungkin kalian sempat worry kalau mau masuk marketing.

    Banyak sumber yang bisa kamu dapatkan untuk mengetahui soal marketing itu apa dan ngapain. Di sini, anak dari bali cuman mau ngejelasin lagi.
    Salah satu definisi marketing dari beribu definisi marketing adalah Marketing is an organizational function and a set of processes for creating, communicating, and delivering value to customers and for managing customer relationships in ways that benefit the organization and its stakeholders, dari Kotler.

    Inti dari definisi tersebut adalah seorang marketer harus mampu berkomunikasi dengan konsumen mereka untuk menghantarkan vaue atau nilai produk perusahaan untuk mengatasi masalah yang dihadapi konsumen. Dengan ini consumer akan merasakan sendiri apa yang mereka dapatkan dari produk kita. Ketika konsumen merasa puas marketing juga memiliki kewajiban untuk menjaga hubungan dengan konsumen setelah mereka membeli produk.

  • Marketing itu ngapain ?
    Kalo kalian perhatikan nama-nama divisi di perusahaan besar, biasanya ada divisi Sales and Marketing Department. See that? Marketing berbeda dengan Sales. Kalian jangan berkecil hati atau worry banget.
    Kalau kata dosen anak dari bali, “Marketing is like the blood inside your vein” Dipikir-pikir bener juga, karena kerjaan kita akan menghasilkan pendapatan untuk perusahaan kita. Tanpa income perusahaan tidak akan mampu bertahan.
    anak dari bali, mari mengenal marketing
    Sales dan Marketing itu berdampingan. Ga bisa sendiri-sendiri, tapi karena tugas mereka sama-sama rumit makanya mereka dipisah. Marketing terlibat dalam production dan sales. Menentukan target pasar, desain produk seperti apa, cocok tidaknya untuk konsumen, dsb. Kalau sales hanya fokus ke penjualan produk dan distribusinya ke konsumen.

  • Tugasnya seperti apa?
    Karena akan berurusan dengan target secara berkelanjutan, tak heran kamu sendiri juga akan menjadi strong kalo masuk marketing. Alasannya;

    Semester pertama di marketing, kalian bakalan berhadapan sama tugas-tugas yang berkaitan dengan teori dulu. Bikin essay dan paper, biasa tentang teori di marketing dan consumer behavior. Kalau untuk mid project biasanya masih berupa tulis menulis, kalo untuk final project kalian bisa saja terjun ke perusahaan untuk benar-benar memasarkan sesuatu.
    Semester kalian mulai meningkat, tugas kalian akan di upgrade lagi levelnya jadi lebih menantang. Kalo semester satu masih teori dulu, semester selanjutnya lebih ke praktek mulu. Bikin commercial, printed ads, website, dsb. Pastinya ada target-target yang diminta dosen dari tugas-tugas ini. Tipsnya, jangan khawatir, just do it!

    Marketing memang jurusan yang menantang dan menguji mental. Tapi jangan takut, apabila kalian sudah tertarik itu akan menjadi modal yang cukup untuk kalian untuk tetap bersemangat! Karena jika kamu sudah berhasil melewati dan meraih target yang ditetapkan, kalian akan mendapatkan kepuasan dan pengalaman yang berharga! That’s all from anak dari bali!

Advertisements
Posted in Young Marketers

Format Simple Marketing Plan

Hi Young Marketers!
Di sesi kali ini, Anak dari Bali bakalan nge-share seputar How to Create Marketing Plan.

Terutama buat kalian yang jurusan management marketing, pasti bakalan ketemu sama hal yang satu ini. So, buat kalian yang masih bingung, check this out!

Apa sih marketing plan?

Kamu pasti pernah denger juga yang namanya Business Plan. Bedanya, marketing plan punya scope bahasan yang lebih sempit dan menjurus dibandingkan dengan business plan.

Marketing plan lebih membahas dan mengarah ke company objectives or goals yang akan diraih dengan menjalankan marketing strategy dan tactics. Kesimpulannya adalah marketing plan lebih mengarah pada rencana pemasaran sebuah perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan.

Format Marketing Plan?

Practice makes perfect! Kalo kamu sudah sering membuat marketing plan, sebenarnya kamu bisa modifikasi dan berkreasi sendiri untuk formatnya. Tapi buat kalian yang baru belajar, format berikut bisa kalian ikuti.

  1. Executive Summary
    Seperti namanya, bagian ini isinya ringkasan dari marketing plan kalian. Di sini kalian sebutkan main goals, hal yang ingin direkomendasikan, dan  sertakan points untuk orang yang akan membaca dokumen kalian.
    Current Market Situation
    Jelaskan tentang kondisi keseluruhan dari market kalian, tentukan segmentasi pasar yang akan menjadi target kalian. Jangan lupa untuk menyebutkan kondisi terbaru dari company kalian.
    Market description
    Deskripsikan segmentasi pasar yang dituju secara detail. Bila perlu gunakan tabel
    Product review
    Sediakan informasi tentang produk kalian, singkat saja ya!
    Competitive Review
    Seperti namanya, sub-bagian ini bertujuan untuk mengidentifikasi competitor kalian supaya kalian mengetahui posisi kalian di market itu seperti apa.
    Channels and logictic review
    Kamu dapat menyebutkan pihak-pihak terkait yang menunjang kinerja company kamu.
  2. SWOT Analysis
    Strength and weakness (from internal company)
    Opportunities and Threat (from external company)
  3. Objectives and Issues
    Objectives merupakan kumpulan goals yang ingin company kalian capai dan issues adalah rintangan apa kiranya yang akan kalian hadapi.
  4. Marketing Strategy
    Positioning, product Strategy, Pricing Strategy, and Distribution Strategy, marketing comm strategy, marketing research, marketing organization.
    Objectives kalian akan diraih melalui strategi-strategi ini. Kalian bisa menyertakan strategi kalian sesuai nama sub menunya
  5. Action Program
    Merupakan implementasi atau perwujudan dari strategi kalian. Bisa dibuat perbulan mau seperti apa dan apa yang diadakan. Kamu bisa mengkoordinasikan seluruh departemen untuk menjalankan strategi kamu
  6. Budget
    Semua kegiatan di atas pasti perlu DANA! Nah, kamu nanti masukkan pengeluaran yang kamu alokasikan untuk action program. Dibuat dalam bentuk tabel akan sangat bagus!
  7. Control
    Sebuah kegiatan pasti ada evaluasinya, sama halnya dengan program kamu. Ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang terjadi ketika program kamu dijalankan. Sehingga ke depannya bisa lebih baik lagi.